Wednesday, November 9, 2011

It's all about dream

Little-demons

Hari ini aku menggambarkan sebuah pohon kemudian di interpretasi oleh atasanku di kantor. kami sama-sama lulusan psikologi, namun dari universitas yang berbeda walaupun tetap masih sama-sama universitas negeri di Indonesia. Ia lebih mahir mengenai penginterpretasian sebuah gambar. Kau tahu apa hasil interpretasi atasanku mengenai gambarku. Ia bilang aku punya banyak mimpi, punya banyak angan-angan tapi tidak ada yang dieksekusi, tidak ada yang dilakukan. Aku hidup dalam mimpi katanya. Aku tidak bisa membedakan mana mimpi mana kenyataan. Aku dikatakan pencemas, tidak percaya diri, dan masih terpengaruh dengan masa laluku. Tidak hanya atasanku, temanku yang satu kampus dan angkatan dengan atasanku ini juga ikut mengintrepretasi dan mengatakan hal yang sama dengan atasanku. Mereka berkata lagi bahwa aku memiliki energi yang kecil. Katanya ketika sebuah masalah datang aku akan lebih memilih untuk flight (kabur, lari) daripada fight (melawan, tetap berdiri tegar, mengahadapi dan mengatasinya). Mendengar itu pikiranku hanya mengatakan "kenapa gw jelek bgt ya?" "kenapa gw jadi merasa seperti "termakan" dengan ilmu yang gw pelajari sendiri?" Lalu atasanku mengatakan "lo harus bisa mematahkan segala hal yang gw katakan ini" Dalam hati sebenarnya aku berkata "apa yang bisa dipercayai dari sebuah gambar?" tapi kemudian otakku mengatakan lagi "kalau lo ga percaya, berarti lo ga percaya ilmu lo, kalau lo bilang ini ga berarti dan cuma omong kosong. itu tandanya lo mengatakan hal yang sama bagi ilmu lo"
Entah karena aku sedang berada dalam masa Pre-Menstruation sehingga menjadi sangat sensitif atau karena apapun itu tapi yang jelas sedetik kemudian aku berlari ke toilet, dan kau tahu apa yang aku lakukan disana? aku menangis. Entahlah aku tidak mengerti. Ku katakan pada diriku sendiri "aku tidak malu menjadi orang yang punya banyak mimpi. Orang-orang besar lahir dengan banyak mimpi, dengan mimpi-mimpi yang besar. Semua yang ada saat ini adalah juga pada awalnya mimpi dari orang-orang yang hidup di zaman sebelum ini. Justru mimpiku memperlihatkan aku ada, memperlihatkan kalau aku ini hidup karena aku punya cita-cita, aku punya harapan, aku punya keinginan dan itu berarti aku tidak berputus asa, aku tidak mati." Jadi kukatakan pada diriku sendiri lagi "tidak perlu ada yang kupatahkan, dari kata-kata atasanku, aku bangga menjadi orang yang punya banyak mimpi. Kalau ia mengatakan aku tidak dapat membedakan mana mimpi dan mana kenyataan, bagaimana jika kukatakan itu benar. Kenapa? karena aku akan mewujudkan mimpiku menjadi kenyataan." Trust me! Hal yang mungkin harus sedikit aku benahi adalah pengelolaan terhadap rasa cemasku dan rasa ketidakpercayaan diriku dan aku harus mulai fokus terhadap mimpi apa yang aku inginkan untuk jadi nyata. Kemudian aku mengambil tisu menghapus semua air mata yang berjatuhan di pipi, di bibir, di dagu. Setelah itu aku keluar dari toilet dan berkaca, saat kulihat wajahku telah bersih dari tetesan air mata aku kembali ke ruangan dimana atasan dan teman-temanku berada dan aku pun menulis itu tanpa sepengetahua mereka. Tiba-tiba saat menulis ini aku jadi ingat kemaren sore ketika aku sampai di rumah adikku yang kedua mengatakan "teh, temen gw di ramal sama guru gw masa depannya bakal suram" Lalu aku bilang sama ade aku "bilang sama temen lo itu berarti Tuhan mau masa depannya menjadi cerah makanya ia di kasih tau sekarang kalau masa depannya bakal suram supaya dia bisa memperbaiki diri secepatnya" Maka sama halnya dengan kemarin sore, hari ini juga aku akan mengatakan hal yang sama pada diriku "Tuhan menginginkan aku untuk dapat mewujudkan mimpiku, maka Ia memperlihatkan kenyataan seperti apa diriku, apa yang menjadi penghambat keberhasilan terwujudnya mimpiku, hari ini, agar aku bisa cepat memperbaiki diri, dan suatu saat bisa hidup dalam mimpiku karena mimpiku telah kujadikan nyata"

2 comments:

  1. setuju dengan kamu manusia ini hidup harus punya mimpi, karena mimpi adalah tujuan,,pernah aku dengar dari teman aku kalau tidak salah sperti ini "orang-orang *ahu** itu paling takut dengan anak muda yang punya mimpi dan mimpi nya itu dia kejar dengan sungguh-sungguh"..untuk hal-hal lain terkait kecemasan dan ketidakpercayaan menurut aku setiap orang punya itu namun mungin hanya kadarnya sajah yang berbeda...dan kita (aku dan kamu) harus berusaha untuk mengurangi kadar dari dua hal itu,,karena aku juga merasakan hal yang sama seperti kamu..
    *BTW tampilan blog kamu bagus dah..ajarin aku dong...aku ga bisa pas gitu bikin headernya,,, :)

    ReplyDelete
  2. Oh ya? ak baru denger soal itu. kalau gitu ayo kita bermimpi dan ayo kita wujudkan :)
    iya kalau begitu kita sama-sama saling men-support untuk kebaikan dan peningkatan diri kita masing-masing :)
    iya dong akuuuuu hahhahaha :D
    sebenernya itu kebetulan sih, boleh nnti kita coba brg2 ya
    aku juga suka tampilan tulisan berjalan kamu mbal :) ajarin juga ya :)

    ReplyDelete