Melanjutkan cerita yang kemarin, aku yang sibuk melakukan wawancara terhadap salah satu kepala divisi yang ada di kantorku baru kembali melihat HP ku setelah aku akhirnya selesai absen pulang dan mau keluar dari kantorku *aku selesai wawncara pukul 16.45 kemudian aku langsung shalat ashar, membereskan tas dan barang-barang kemudian aku pun pulang
Ketika melihat kembali HP ku ak melihat ada beberapa sms dari Mbal, salah satu sms itu berisi "tunggu di depan kantor ya Tam, kita buka puasa bersama" Ketika membaca aku merasa sangat kaget, tidak percaya, tetapi sebenarnya aku sangat senang. Aku yang merasa campur aduk ketika itu hanya "hah,hih" temanku yang melihat aku seperti orang kebingungan bertanya ada apa, karena perasaan yang campur aduk aku lalu memperlihatkan HP ku pada temanku agar mereka yang membacanya sendiri. Selesai membaca mereka berkata "cieeee yang mau dijemput" kemudian aku bilang "tapi, nanti dulu, tapi ngga mungkin dia aja baru keluar kantornya jam 5" "Ya udah di telp aja" kata salah satu dari temanku. Ya sudah akhirnya aku mengikuti sarannya. Lama aku menunggu telepon di angkat oleh Mbal, tetapi ketika aku menoleh ke arah kanan tiba-tiba aku melihat motor yang seakan mau menabrakku, aku kaget bukan kepalang ketika aku melihat ke arah pengendara motor tersebut, ternyata ia adalah Mbal. Ketika itu aku merasa sangat senang. Aku tidak tahu bagaimana cara mengungkapkan apa yang aku rasakan saat itu yang jelas, aku senang. Aku kemudian naik motor di bonceng olehnya, jalanan ketika itu macet tapi itu justru malah membuatku tambah senang karena perjalanan dengannya akan semakin lama :) semakin lama perjalanan menjadi semakin macet dan perjalanan aku dengannya semakin menarik. Adzan maghrib pun terdengar, aku kasiha padanya karna di tengah kemacetan seperti itu kami tidak melihat adanya tukang penjual minuman, aku tentunya tidak masalah karena toh aku tidak berpuasa hari itu sekalipun aku sedang tidak berhalangan, itu puasa sunnah saja tentunya. Akhirnya baru sekitar jam setengah 7 kami menemukan sebuah minimarket kemudian kami membeli 2 botol air minum dan 1 bungkus cokelat, tentu saja ia yang membayar. he was acting such a very gentle boy, I love it :) Setelah itu kami shalat maghrib di masjid tidak jauh dari mini market itu. Aku senang :)
No comments:
Post a Comment