Tuesday, December 27, 2011

Little-demons

Ramalan!

Aku tidak pernah mau untuk diramal
Aku membiarkan rahasia untuk tetap menjadi rahasiaNya
tapi...
Ibuku menanyakannya. Ibuku menanyakan hubunganku dengan Mbal
sebenarnya mama hanya bermaksud iseng-iseng belaka melakukan hal tersebut

Kau tahu apa hasilnya?

Hasilnya adalah Mbal dikatakan sebagai seseorang yang temperamental. Seseorang yang akan marah besar jika ada sedikit saja yang salah menurut dia. Mbal juga dikatakan akan mudah berpaling dari ku jika menemukan yang lebih cantik dariku.

Deg!
Mendengar hal itu jelas saja perasaanku sedih. Mama menyampaikan hal itu di mobil dimana tanteku, sepupuku, omku, dan dua adikku mendengarnya. Aku ingin menangis, tapi ku tahan tangisku. Aku terlalu malu untuk memperlihatkan bahwa aku menangis. Aku juga malu. entahlah aku tidak tahu. malu bahwa ternyata pilihanku tidak sebaik itu. Malu juga karena melihat sepupuku yang tertawa mendengar itu. tertawa yang menurutku begitu menghina. Ya Allah.
aku tidak tahu. dengan bercampur sedikit rasa kesal mungkin aku berkata pada mama "ya udahlah, udahan aja, udah ketauan jelek mah, mau buat apa lagi?" lalu mama berkata "eh koq gitu, mama kan cuma mau yang terbaik buat neng" lalu aku mengatakan "ya karena mama mau yang terbaik buat neng, ya udah udah ketauan jelek ngapain dipertahankan lagi. udahan aja, trs cepet-cepet cari yang lain aja deh." dalam hati saking kesalnya sebenarnya aku berkata "kenapa ga sekalian aja tanya langsung siapa jodoh gw sebenarnya trs langsung gw cari dan minta nikah saat itu juga. toh dia jodoh gw kan?" tapi aku urungkan niat untuk mengatakan itu pada ibuku. adikku yang mendengar perkataanku langsung menyela mengatakan " ya ga begitulah teh, dia (Mbal) kan ga salah apa-apa juga. belum tentu juga ini benar" mama langsung menambahi "nah iya itu bener si Aa, ini mah babanyolan (becandaan, seru-seruan *bahasa sunda) aja"
Sepanjang perjalanan dari tempat mama menanyakan ramalan itu hingga ke rumah tanteku aku menahan tangis sebisaku.

No comments:

Post a Comment